Siang ini VS Gusar

Siang ini…
Puanassss, ditemani Andra & the Backbone yang ngamen "Main Hati" terus berulang sejak pagi. Ndower-ndower dah mas Andra!
Gara-gara chat sama sobat, membahas ttg body, lalu bikin aku gusar sendiri

januariaseptiyani: masalahnya dari sejak dulu kan kamu kurus langsing jeng…makanya wajarlah kalo abes jadi terbengong2 ngeliat perubahannya
januariaseptiyani: he he he
me.santi: gpp
me.santi: sing penting waras
me.santi: anakke yo sehat
januariaseptiyani: mungkin pikirnya "santi yang dulu langsing aja jadi segitu.. gimana jadinnya bojoku yang sejak dulu.. ndut.."
januariaseptiyani: ha ha ha

Parahnya, rasa gusarku pada berat badan bertabrakan dengan bertemu jeng Novivanjava yang barusan melahirkan. Apakah gemuk? enggak banget, ybs malah sexy sekale. Body kerennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn !!! TWO THUMBs dah…
1000% ngiri. Padahal aku sudah mencapekkan diri, masak, nyuci, beres2, ngurusi anak, suami, mertua, kakak n sodara plus sering cari-cari masalah < weleh ! >.
Walah, boro-boro langsing, turun 1 gram, besoknya naik 1/4 kg ( HALAH )

Bingung! Bingung!

Pengennya segera balik body, lebih "panas" liat mamahnya Sita yg malah lebih langsing dibanding masa perawan dulu. ( hiks! pedih nian melihatnya )

Trus, sementara ini aku mengademkan  diri dengan sering2 membaca cuplikan dari situs Ayahbunda ini :

Jangan korbankan bayi Anda

Selama hamil, seorang ibu memang harus naik berat badannya, antara lain
karena ada pertumbuhan janin, pertumbuhan rahim, dan peningkatan volume
darah. Selain itu, ada cadangan gizi ibu untuk persiapan masa menyusui,
yaitu paling tidak untuk memenuhi kebutuhan bayi selama ASI eksklusif,
atau sekitar 4-6 bulan pertama kehidupan bayi. “Cadangan itu tentu
tidak akan habis begitu saja sesudah melahirkan, malah harus
dipertahankan agar produksi ASI sebanyak 800-1200 ml sehari itu bisa
tercapai,” kata dr. Sri , yang mengambil gelas S2-nya di University of
London, Inggris .

Setelah melahirkan, normalnya berat badan ibu akan kembali ke berat
badan sebelum hamil. Tapi, proses tersebut perlu waktu. Dr. Sri
mengingatkan, “Untuk 6 bulan pertama, tidak usah terburu-buru
menurunkan berat badan. Karena, pada saat itu, tugas seorang ibu adalah
memberikan ASI yang cukup kepada bayinya. Justru di sini ibu harus
makan dalam kuantitas dan kualitas yang betul-betul cukup. Kalau tidak,
bayi yang jadi taruhannya! Bisa-bisa dia kekurangan zat gizi yang
dibutuhkannya untuk tumbuh kembang secara optimal.”


Jadi, kapan Anda boleh mulai melangsingkan tubuh? “ Setelah 6 bulan,
Anda baru boleh mulai berdiet. Pada saat ini, bayi ‘kan sudah mendapat
makanan tambahan. Tapi tetap harus diingat, diet pun ada aturan
mainnya, lho! Yang paling baik dan tidak akan mengganggu kesehatan Anda
adalah, turunkan berat badan sebanyak ½ -1 kilo dalam seminggu.”

Yach, semoga setelah 6 bulan, tekad bikin body sexy segera terwujud. Berjuang, berjuang! berjuang! Pokoke PR 12Kg bisa segera terealisasi
Aminnnnnnnnnnnnnnn….( zonder Nasution )

Guuuuuddddd

 

Leave a Reply